Freelander 8 Siap Meluncur 3 September, SUV EREV 818 HP Bidik Pasar Global

Freelander 8 Siap Meluncur 3 September, SUV EREV 818 HP Bidik Pasar Global Nama Freelander kembali memasuki persaingan SUV premium setelah bertahun tahun dikenal sebagai bagian dari keluarga Land Rover. Kini, Freelander tidak sekadar muncul sebagai satu model baru. Nama tersebut dihidupkan sebagai merek tersendiri melalui kerja sama Chery Jaguar Land Rover atau CJLR, dengan Freelander 8 menjadi produk produksi massal pertamanya.

Freelander 8 dijadwalkan menjalani peluncuran resmi pada 3 September 2026 di Beijing, China. Acara tersebut disebut sebagai peluncuran global dan menjadi tahapan penting sebelum kendaraan mulai bergerak menuju sejumlah pasar internasional. Harga penjualan final juga dijadwalkan diumumkan ketika acara berlangsung.

Model ini tidak datang sebagai SUV bermesin bensin konvensional. Freelander 8 menggunakan sistem EREV atau Extended Range Electric Vehicle dengan motor listrik sebagai penggerak utama serta mesin bensin 1,5 liter yang berfungsi sebagai pembangkit listrik. Tenaga gabungannya mencapai 610 kW atau sekitar 818 hp dengan torsi 813 Nm.

Freelander Kini Berdiri sebagai Merek Tersendiri

Kembalinya nama Freelander bermula dari kerja sama baru antara Chery dan JLR yang diumumkan pada Juni 2024. JLR memberikan lisensi penggunaan nama Freelander kepada perusahaan patungan CJLR untuk mengembangkan keluarga kendaraan elektrifikasi berbasis arsitektur Chery.

JLR sejak awal menjelaskan bahwa produk Freelander akan berdiri terpisah dari jajaran Range Rover, Defender, Discovery, dan Jaguar. Produk tersebut juga bukan bagian langsung dari keluarga kendaraan Chery yang sudah ada. CJLR akan memproduksinya di fasilitas Changshu, China.

Dalam laporan tahunannya, JLR menyebut Freelander akan dibangun menjadi sebuah portofolio kendaraan elektrifikasi yang menggunakan teknologi Chery, sementara kemampuan desain JLR ikut menjadi bagian dari proyek tersebut. Concept 97 kemudian diperlihatkan pada Maret 2026 sebagai gambaran awal arah desain merek yang dibangkitkan kembali ini.

Freelander 8 akhirnya menjadi kendaraan pertama yang membawa gagasan tersebut menuju tahap produksi.

Nama Lama, Ukurannya Kini Jauh Lebih Besar

Freelander dahulu dikenal sebagai SUV kompak. Generasi barunya justru berubah menjadi kendaraan berukuran besar.

Freelander 8 mempunyai panjang sekitar 5.118 mm, lebar 2.050 mm, dan tinggi 1.898 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 3.040 mm. Dengan dimensi tersebut, kendaraan ini masuk wilayah SUV besar dan tidak lagi dapat dibandingkan langsung dengan Freelander generasi lama dari sisi ukuran.

Panjang kendaraan bahkan dapat meningkat menjadi sekitar 5.185 mm pada konfigurasi tertentu dengan perlengkapan tambahan.

Ukuran besar tersebut digunakan untuk menyediakan pilihan kabin lima penumpang maupun enam penumpang. Versi enam kursi menggunakan konfigurasi 2 2 2 dengan dua kursi individual pada baris kedua.

Perubahan skala ini menunjukkan CJLR tidak mencoba membuat ulang Freelander lama secara harfiah. Nama tersebut digunakan sebagai titik awal untuk memasuki kelompok SUV premium berteknologi elektrifikasi yang berkembang pesat di China.

“Menurut penulis, keberanian terbesar Freelander 8 justru terlihat dari keputusannya tidak meniru produk lama. Nama historis dipertahankan, tetapi ukuran, tenaga, teknologi, dan sasaran konsumennya berubah hampir seluruhnya.”

Sistem EREV Mengandalkan Motor Listrik sebagai Penggerak

Freelander 8 memakai konsep EREV yang kini semakin banyak digunakan produsen China.

Pada sistem tersebut, motor listrik menjadi sumber tenaga utama untuk menggerakkan kendaraan. Mesin bensin tidak digunakan dengan cara yang sama seperti mobil konvensional. Mesin 1,5 liter turbo empat silinder bertugas menghasilkan energi listrik ketika daya baterai membutuhkan tambahan.

Pendekatan ini memungkinkan pengemudi menggunakan kendaraan seperti mobil listrik dalam berbagai perjalanan, tetapi tetap mempunyai mesin pembangkit untuk membantu ketika daya baterai berkurang.

Seluruh varian yang diperkenalkan pada masa pemesanan awal menggunakan mesin pembangkit 1,5 liter turbo dengan teknologi peredam kebisingan aktif. CJLR mengklaim efisiensi termalnya mencapai 45,79 persen.

Penggerak semua roda menggunakan dua motor listrik sehingga distribusi tenaga dapat diberikan ke bagian depan dan belakang.

Tenaga 818 HP untuk SUV Berukuran Besar

Angka performa menjadi salah satu bagian paling menonjol.

Dua motor listrik menghasilkan tenaga gabungan 610 kW atau sekitar 818 hp, sedangkan torsinya mencapai 813 Nm. Freelander mengklaim kendaraan dapat melaju dari posisi diam menuju 100 km per jam dalam waktu 4,6 detik.

Angka tersebut membuat Freelander 8 mempunyai performa yang tidak biasa untuk kendaraan dengan kabin hingga enam penumpang.

Tenaga sebesar itu tidak hanya digunakan untuk akselerasi di jalan raya. Sistem penggerak juga dirancang untuk menunjang perjalanan di permukaan dengan tingkat cengkeraman berbeda.

Motor belakang mempunyai daya 250 kW dan memakai sistem dua tingkat. CJLR mengklaim torsi pada roda dapat mencapai 8.000 Nm pada kondisi tertentu melalui rasio penggeraknya.

Baterai CATL 60,3 kWh Bisa Dipakai hingga 310 Km

Freelander 8 menggunakan baterai berkapasitas 60,3 kWh yang dipasok CATL.

Data pra penjualan menunjukkan baterai yang digunakan merupakan paket ternary lithium Shenxing Pro khusus kendaraan segala medan. Jarak penggunaan listrik murni diklaim mencapai 310 km berdasarkan pengujian CLTC di China.

Angka 310 km tersebut perlu dipahami berdasarkan metode CLTC. Jarak sebenarnya dapat berubah mengikuti kecepatan, temperatur, penggunaan pendingin udara, kondisi jalan, muatan, serta cara mengemudi.

Namun, kapasitas baterai sebesar 60,3 kWh tergolong besar untuk sebuah EREV.

Pada perjalanan perkotaan, pemilik secara teori dapat menggunakan kendaraan dalam mode listrik untuk sebagian besar aktivitas harian tanpa harus sering mengaktifkan mesin pembangkit.

Sistem 800 Volt Membuat Pengisian Lebih Cepat

Teknologi baterai tersebut dipadukan dengan arsitektur listrik 800 volt serta kemampuan pengisian 6C.

Freelander mengklaim baterai dapat diisi dari 20 persen menjadi 80 persen dalam sekitar 12 menit ketika menggunakan fasilitas pengisian yang sesuai.

Kemampuan pengisian menjadi perhatian penting karena baterai 60,3 kWh membutuhkan energi cukup besar.

Apabila pengisian berlangsung cepat, pengguna tidak harus sepenuhnya bergantung pada mesin pembangkit ketika melakukan perjalanan panjang.

Sistem EREV kemudian memberi dua pilihan. Pemilik dapat mengisi melalui listrik dari luar seperti kendaraan listrik, atau memanfaatkan mesin bensin ketika energi tambahan diperlukan selama perjalanan.

Suspensi Udara Menjadi Perlengkapan Standar

CJLR tidak hanya memberikan tenaga besar.

Freelander 8 dilengkapi suspensi udara dua ruang yang bekerja bersama peredam CCD dengan pengaturan variabel. Sistem ini memungkinkan tinggi kendaraan serta karakter suspensi menyesuaikan kondisi perjalanan.

Pada mode untuk melewati genangan, suspensi dapat meningkatkan jarak kendaraan dari permukaan sampai sekitar 270 mm.

Sistem juga dapat memberikan peringatan ketika ketinggian air melewati batas sekitar 800 mm.

Pada kondisi normal, jarak kendaraan dari tanah berada sekitar 220 mm menurut data yang beredar menjelang peluncuran.

Kombinasi tersebut menunjukkan Freelander tetap ingin mempertahankan hubungan dengan kendaraan yang mampu digunakan di luar jalan beraspal.

Kemudi Roda Belakang Membantu Mobil Besar Bermanuver

Ukuran lebih dari lima meter biasanya membuat SUV besar membutuhkan ruang cukup luas ketika berputar.

Freelander 8 mencoba mengatasi persoalan itu dengan sistem kemudi roda belakang.

Roda belakang dapat bergerak sampai sekitar 10 derajat. Hasilnya, radius putar diklaim tidak lebih dari 5,15 meter. Kendaraan juga mendukung crab mode yang memungkinkan pergerakan menyamping dalam situasi tertentu.

Fitur tersebut dapat membantu ketika kendaraan berada di area parkir atau jalur sempit.

Perlengkapan untuk perjalanan di medan berat juga mencakup differential lock mekanis pada bagian depan, electronic limited slip differential di belakang, serta virtual center lock.

Sistem i ATS yang digunakan untuk pengaturan perjalanan segala medan dikembangkan dengan keterlibatan Huawei.

Huawei Memegang Peran Besar di Sistem Pintar

Kolaborasi dengan Huawei tidak hanya berada pada sistem pengaturan medan.

Seluruh varian Freelander 8 pada masa pra penjualan disebut mendapatkan Huawei Qiankun ADS 5. Sistem tersebut menggunakan rangkaian sensor untuk membantu berbagai fungsi berkendara.

Salah satu perangkatnya adalah LiDAR Huawei dengan 896 kanal pada varian yang dilengkapi perangkat tersebut.

CJLR menyebut sensor dapat mengenali objek berukuran sekitar 14 cm dari jarak hingga 120 meter dalam kondisi tertentu.

Teknologi parkir juga menjadi bagian dari strategi ekspor Freelander. Chery telah mempromosikan sistem SIVP atau Super Intelligent Valet Parking menjelang peluncuran merek di Timur Tengah.

Sistem tersebut dirancang agar kendaraan dapat membantu pengemudi ketika mencari dan memasuki area parkir yang telah dipetakan.

Snapdragon 8397 Menggerakkan Sistem Kabin

Freelander 8 menjadi salah satu kendaraan awal yang menggunakan prosesor otomotif Qualcomm Snapdragon 8397.

CJLR menyebut kemampuan komputasi NPU chip tersebut mencapai 320 TOPS. Performa pemrosesan AI diklaim jauh meningkat dibandingkan Snapdragon 8295 yang sudah digunakan pada banyak mobil pintar di China.

Chip ini menjalankan berbagai sistem dalam kabin.

Bagian depan memiliki layar sentuh Mini LED 15,6 inci. Informasi untuk pengemudi dan penumpang juga dapat ditampilkan melalui area layar besar yang membentang pada bagian dasbor.

Data lain menjelang peluncuran menyebut terdapat layar lebar 46,3 inci pada bagian depan.

Penumpang belakang memperoleh layar 17,3 inci yang terpasang pada plafon.

Kursi Baris Kedua Dibuat Seperti Ruang Santai

Versi enam penumpang menempatkan perhatian besar pada baris kedua.

Dua kursi individual dilengkapi fungsi pemanas, ventilasi, serta pijat 16 titik. Freelander menyebutnya sebagai kursi zero gravity untuk memberikan posisi duduk yang lebih santai.

Selain layar pada plafon, kabin juga menawarkan meja lipat serta lemari pendingin sekitar 10 liter pada konfigurasi tertentu.

Pendekatan tersebut memperlihatkan bahwa Freelander 8 tidak hanya mengejar kemampuan melalui jalan dengan permukaan berat.

Kabin sengaja dibuat untuk bersaing dengan SUV premium China yang dalam beberapa tahun terakhir banyak menawarkan kursi pijat, layar besar, lemari pendingin, hingga konfigurasi tempat duduk seperti kabin pesawat kelas bisnis.

Harga Awal Mulai 339.900 Yuan

Freelander 8 membuka masa pra penjualan di China pada 14 Agustus 2026.

Versi lima penumpang saat itu dibuka mulai 339.900 yuan. Model enam penumpang Pro dipasang mulai 349.900 yuan, Max 379.900 yuan, dan Max Plus 429.900 yuan. Ada pula Launch Limited Edition sebanyak 1.000 unit dengan harga daftar 459.900 yuan.

Pada Chengdu Auto Show, Freelander kemudian menawarkan harga setelah insentif yang lebih rendah.

CnEVPost mencatat Pro menjadi 329.900 yuan, Max 359.900 yuan, dan Max Plus 409.900 yuan setelah manfaat promosi. Harga resmi reguler masih menunggu acara peluncuran pada 3 September.

Perbedaan antara harga pra penjualan, harga promosi, dan harga resmi perlu diperhatikan karena angka final dapat berubah ketika kendaraan benar benar mulai dijual.

Pesanan Awal Tembus 10 Ribu Unit dalam 48 Jam

Respons awal di China terlihat cukup tinggi.

Freelander 8 diklaim mengumpulkan lebih dari 10.000 pesanan awal dalam 48 jam setelah periode pra penjualan dibuka.

Namun, angka pemesanan awal di industri otomotif China perlu dibaca secara hati hati.

CnEVPost mengingatkan bahwa pesanan awal produsen China umumnya menggunakan uang tanda jadi yang dapat dikembalikan. Karena itu, jumlah tersebut belum dapat disamakan dengan jumlah kendaraan yang benar benar dikirim kepada konsumen.

Angka pengiriman baru akan memberikan gambaran lebih jelas setelah produksi dan penjualan reguler berjalan.

“Minat awal yang tinggi memberi Freelander modal kuat untuk masuk ke pasar, tetapi pembuktian sesungguhnya baru terlihat ketika pesanan berubah menjadi pengiriman dan pemilik mulai menggunakan mobil dalam kehidupan sehari hari.”

Produksi Sudah Berjalan di Pabrik Changshu

Freelander 8 diproduksi di fasilitas Chery Jaguar Land Rover di Changshu, Provinsi Jiangsu.

Unit produksi pertama keluar dari jalur perakitan pada 30 Juli 2026. CJLR juga menambahkan investasi sekitar 3 miliar yuan untuk mendukung pengembangan merek serta fasilitas produksinya.

Pada Agustus, Freelander mengonfirmasi kendaraan produksi massal untuk China telah mulai dibuat dan persiapan kendaraan untuk pasar internasional juga sedang berjalan.

Fasilitas Changshu sebelumnya telah digunakan untuk memproduksi berbagai kendaraan JLR di China.

Penggunaan pabrik yang sudah beroperasi memberikan Freelander dasar produksi yang berbeda dibandingkan merek baru yang harus membangun fasilitas dari awal.

Lebih dari Seribu Mobil Uji Disebar ke Berbagai Negara

Freelander tidak hanya melakukan pengujian di China.

Chery Group menyatakan lebih dari 1.000 unit uji telah digunakan dalam program validasi global. Kendaraan diuji pada berbagai kondisi, mulai dari daerah dengan kelembapan tinggi, wilayah beriklim sangat dingin, hingga gurun dengan temperatur ekstrem.

Pengujian internasional diperlukan karena kendaraan yang dibuat untuk beberapa wilayah harus menghadapi kualitas jalan, temperatur, aturan kendaraan, serta karakter pengguna yang berbeda.

Freelander juga telah menyiapkan versi setir kiri, setir kanan, dan spesifikasi khusus Eropa menurut laporan mengenai pengembangan model globalnya.

Keberadaan beberapa konfigurasi sejak awal memperlihatkan pengembangan Freelander 8 tidak berhenti untuk kebutuhan China saja.

Timur Tengah Menjadi Pintu Pertama di Luar China

Rencana ekspor Freelander sebenarnya telah disebut sejak awal kerja sama Chery dan JLR.

JLR pada 2024 menyatakan kendaraan Freelander akan lebih dahulu dijual di China melalui jaringan tersendiri sebelum secara bertahap diarahkan untuk ekspor global.

Wilayah pertama yang mendapat perhatian adalah Timur Tengah.

Freelander telah membawa kendaraan uji ke Uni Emirat Arab dan menyiapkan peluncuran regional di Abu Dhabi. Chery Group menyebut Timur Tengah sebagai pasar internasional strategis pertama untuk Freelander 8.

Kendaraan uji juga telah terlihat di UEA pada Agustus, sementara kegiatan pemasaran mengarah ke sejumlah negara seperti UEA, Arab Saudi, Kuwait, dan Qatar.

Produksi untuk pasar internasional telah dimulai dan kendaraan uji regional sudah berada di Timur Tengah. Dalam pengumuman Agustus, Freelander menyebut persiapan dilakukan menuju debut pasar di Abu Dhabi pada September.

Selepas peluncuran di Beijing pada 3 September, perhatian berikutnya akan tertuju pada harga resmi China, jadwal penyerahan unit pertama, serta rincian versi ekspor yang dipersiapkan untuk pasar Timur Tengah sebelum Freelander memperluas jangkauannya ke wilayah lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *